Ambisi akademik tanpa nurani digambarkan melalui topeng retak, dokumen penelitian, dan cahaya panggung akademik

Ada masa ketika manusia mengejar ilmu karena ingin mendekati kebenaran. Ia membaca bukan sekadar untuk tampak cerdas, meneliti bukan sekadar untuk dipuji, dan menulis bukan sekadar untuk meninggalkan nama. Baginya, ilmu adalah jalan sunyi menuju pemahaman. Semakin jauh ia melangkah, semakin ia sadar bahwa kebenaran bukan sesuatu yang bisa dimilikiRead More →