Mengenal Planet

Apakah yang dimaksud dengan planet?

Mengenal Planet. Planet adalah benda langit yang mengelilingi bintang atau sisa-sisa bintang. Apabila dilihat dari Bumi melalui teleskop, planet tidak terlihat berkelip-kelip seperti bintang, tetapi terlihat seperti sebuah bulatan kecil dengan cahaya yang cukup terang, sebab planet hampir selalu tidak memiliki cahaya sendiri, artinya planet mendapat cahaya dari bintang yang menjadi pusatnya, kemudian dipantulkan.

Contohnya : Planet Bumi mengelilingi sebuah bintang yang kita kenal dengan nama Matahari. Bumi tidak bercahaya, tetapi mendapatkan cahaya dari pancaran sinar Matahari.

Planet ada yang memiliki satelit alami yang selalu mengelilingi dirinya dan ada yang tidak memiliki satelit alami. Planet disebut juga “bintang pengelana” karena apabila dilihat dari Bumi, planet-planet seolah-olah bergerak berpindah-pindah dari satu rasi bintang ke rasi bintang yang lain. Perpindahan ini terjadi akibat pergerakan planet mengelilingi Matahari.

Sebuah benda langit dapat disebut sebagai planet juga karena ia harus memiliki gaya gravitasi. Selain itu, ia harus memiliki bentuk kesetimbangan hidrostatis. Inilah sebabnya mengapa planet bentuknya bulat. Selain itu sebuah planet tidak boleh berukuran terlalu besar karena jika ukurannya terlalu besar seperti bintang, akan terjadi reaksi fusi nuklir di dalam inti planetnya.

Reaksi fusi nuklir adalah reaksi yang terjadi ketika gas Hidrogen berubah menjadi gas Helium sehingga mengeluarkan hasil reaksi yang berupa energi panas dan energi cahaya. Reaksi fusi nuklir umumnya terjadi di pusat tata surya atau pusat bintang. Contohnya : Matahari sebagai bintang mengalami reaksi nuklir pada inti Matahari sehingga suhunya sangat panas, sedangkan Bumi tidak.

Planet juga harus mampu menjaga daerah di orbitnya agar bersih dari gangguan benda-benda langit lainnya, baik itu yang berupa meteor, komet, maupun asteroid.

Planet-planet mengelilingi Matahari dengan garis edar (orbit) berbentuk elips. Pembahasan mengenai Orbit dapat dilihat pada Mengenal Orbit Benda Langit.

 Apa sajakah yang terdapat di dalam planet?

Di dalam planet-planet terdapat sebuah sistem yang lebih kecil daripada sistem Matahari (sistem tata surya). Di dalam sistem tata planet, terdapat satelit-satelit yang mengelilinginya. Apabila sebuah planet tidak memiliki satelit alami, maka tidak ada satelit yang mengelilinginya. Selain satelit alami, ada juga benda antariksa kecil yang berada di sekitar orbit planet, yaitu asteroid-asteroid kecil, meteor, dan debu-debu antariksa. Bila diumpamakan sebagai sebuah keluarga, maka benda-benda antariksa yang terdapat di sekitar orbit planet, seperti satelit alami, asteroid, meteor, debu dan awan-awan antariksa adalah sebagai anak-anaknya, sedangkan planet itu sendiri adalah sebagai induknya.

Di dalam tubuh planet yang berbentuk relatif bulat seperti bola, terdapat sistem yang lebih kecil lagi daripada sistem tata planet. Sistem yang terletak di atas permukaan planet adalah atmosfer planet dan yang di dalam permukaan planet adalah adanya lapisan-lapisan tanah sampai pada bagian inti planet.

 Berapakah jumlah planet di alam semesta ini?

            Jumlah planet di alam semesta ini sangat banyak. Coba Anda bayangkan! Di dalam sistem tata surya Matahari kita saja ada delapan planet, termasuk empat planet kerdil. Anda dapat mengambil rata-rata dalam satu tata surya terdapat sepuluh planet. Jika di dalam satu galaksi terdapat kira-kira 200 – 400 milyar bintang dan masing-masing bintang memiliki 10 planet yang mengitarinya, maka di dalam satu galaksi kira-kira akan terdapat 2 – 4 triliun planet. Jika di alam semesta ini terdapat 1 juta hingga 1 milyar galaksi, maka jumlah planet yang ada di alam semesta ini adalah 2 juta triliun – 4 milyar triliun planet ( 2×1017 –  4×10 20 planet).

 Planet-planet yang ada di dalam sistem tata surya kita

Jumlah planet di dalam sistem tata surya kita ada delapan buah planet. Susunan planet-planet di dalam tata surya telah dijelaskan pada artikel mengenai tata surya. Silakan baca Di Manakah Letak Tata Surya Kita. Selanjutnya kita akan mulai mengenal secara khusus tentang planet-planet yang ada di dalam sistem tata surya kita.

Delapan planet dalam susunan tata surya kita dipisahkan oleh sebuah lingkaran asteroid yang terletak di antara orbit Planet Mars dan Planet Jupiter (seperti terlihat pada gambar di bawah ini).

Pembentukan Tata Surya 3

Berdasarkan adanya lingkaran asteroid yang menjadi pemisah tersebut, maka planet-planet di dalam tata surya kita dibagi menjadi 2, yaitu :

  • Planet Dalam, yaitu kelompok planet yang berada setelah Matahari dan sebelum lingkaran asteroid. Kelompok planet ini adalah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.
  • Planet Luar, yaitu kelompok planet yang berada setelah lingkaran asteroid dan batas terakhirnya adalah lingkaran Kuiper. Kelompok planet ini adalah Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Lingkaran Kuiper atau biasa disebut juga dengan Sabuk Kuiper ini membatasi tata surya kita. Pada lingkaran/sabuk Kuiper inilah planet kerdil Pluto berada. Pluto berada dalam satu garis dengan Ceres, UB 313, dan Eris.

Sedangkan berdasarkan atas ukuran planet, maka ada yang disebut :

  • planet besar yaitu planet yang berdiameter lebih dari 48.000 kilometer. Yang termasuk ke dalam planet besar adalah : Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
  • planet kecil yaitu planet yang memiliki diameter kurang dari 13.000 kilometer. Yang termasuk planet kecil adalah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.
  • planet kerdil atau planet katai. Yang termasuk planet katai adalah : Pluto, Ceres, UB 313, dan Eris.

Planet juga dapat dibedakan menjadi tiga dilihat dari bahan pembentuknya, yaitu :

  • Planet Terestrial (planet berbatu), yaitu planet-planet dengan kepadatan yang relatif tinggi dan tersusun dari batuan-batuan dan logam-logam. Planet-planet ini memiliki kala rotasi yang lambat, dengan permukaan cukup padat, serta memiliki beberapa satelit alami saja, akan tetapi tidak memiliki cincin planet. Planet-planet ini umumnya adalah anggota planet dalam, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.
  • Planet Jovian (planet gas), yaitu planet-planet dengan kerapatan rendah (relatif tidak padat) karena bahan penyusunnya sebagian besar adalah gas dan cairan, serta hanya sedikit mengandung logam. Gas yang menyusun planet Jovian biasanya adalah Helium dan Hidrogen. Kala rotasi planet Jovian relatif cepat, memiliki satelit alami dalam jumlah banyak, serta juga mempunyai cincin planet. Planet-planet ini umumnya adalah anggota planet luar yaitu Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
  • Planet Kerdil Es, yaitu planet-planet berukuran sangat kecil dengan kerapatan sangat rendah karena sebagian besar bahan penyusunnya adalah gas. Selain itu planet ini berbentuk es akibat suhu di permukaannya yang sangat dingin. Planet-planet ini umumnya adalah planet yang terdapat di lingkaran Kuiper. Contohnya : Pluto.

Selanjutnya, mari kita membahas satu persatu tentang planet-planet yang ada di dalam tata surya kita. Silakan baca artikel berikutnya mengenal Planet Merkurius.


Referensi:

Brockman, John. 2014. The Universe: Leading Scientists Explore the Origin, Mysteries, and Future of the Cosmos (Best of Edge Series). Harper Perennial Publishers. New York. 386 p.

Bergamini, David. 1979. Alam Semesta. Pustaka Time-Life. Jakarta

Kauffmann, William J.; Neil F. Comins. 2009. Discovering the Universe: from the Stars to the Planets. W.H. Freeman and Company. New York. 534 p.

www.aerospaceweb.org

https://www.nasa.gov

Hits: 954